Pengaruh Media QR Code Dalam Pembelajaran Teknik Dasar Passing Sepakbola Pada Siswa Kelas X
Main Article Content
Abstract
Data dikumpulkan melalui tes keterampilan passing yang mencakup aspek akurasi, kekuatan, dan teknik.
Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, Paired Samples t-test, dan Paired Samples Effect Size.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 58,88 pada pretest menjadi 68,18 pada posttest. Hasil uji Paired Samples t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) yang menandakan adanya pengaruh signifikan penggunaan media QR Code terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, hasil analisis ukuran efek menunjukkan nilai Cohen’s d sebesar 1,333 yang termasuk kategori efek besar (large effect). Dengan demikian, media pembelajaran berbasis QR Code terbukti efektif dan memberikan dampak yang kuat dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar passing sepak bola pada pembelajaran PJOK.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Adillah, N., Wahyuri, A. S., Putra, A. N., & Sasmitha, W. (2023). Pengembangan media audio visual berbasis QR Code untuk materi keterampilan teknik dasar sepakbola peserta didik sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Jasmani, 15(2), 123–134.
Anshar. (2018). Teknik dasar sepakbola. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Ardiani, D. (2022). Pembelajaran teknik dasar sepakbola di sekolah menengah. Bandung: Alfabeta.
Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian tindakan kelas. Bumi aksara, 136(2), 2-3.
Aziz, A. (2022). Pengembangan modul pembelajaran berbasis QR Code. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 40–52.
Cohen, J. (1988). Statistical Power Analysis for the Behavioral Sciences (2nd ed.). Routledge.
Firmansyah, D., Mulyana, D., & Suryadi, A. (2019). Pengaruh penggunaan QR Code sebagai bahan ajar terhadap keterampilan bermain tenis meja. Jurnal Pendidikan Olahraga, 8(1), 45–54.
Hartoto, M., Mulyono, D., & Syafutra, W. (2021). Pengembangan modul pembelajaran atletik berbantuan QR Code. Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education, 2(1), 51-60.
Hutagalung, R., Siregar, N., & Simanjuntak, M. (2025). Inovasi media pembelajaran berbasis teknologi dalam pendidikan jasmani. Jurnal Inovasi Pendidikan, 10(1), 1–12.
Ishak. (2017). Strategi pembelajaran pendidikan jasmani. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.
Maksum, A. (2009). Metodologi penelitian dalam olahraga. Surabaya: Unesa University Press.
Muhyi, M. (2018). Metodologi penelitian. Adi Buana University Press.
Nooviar, M. S. (2024). Studi Komparatif antara Metode Pembelajaran Konvensional dan E-Learning pada Pendidikan Tinggi. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 3346–3355.
Rahma, A., & Mutiaz, I. R. (2020). Pengaruh media audio-visual terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 21(2), 89–98.
Ruslan. (2021). Pendidikan jasmani sebagai sarana pengembangan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 6(1), 15–24.
Saputra, R., Yulianto, A., & Prasetyo, D. (2023). Pengembangan media pembelajaran PJOK berbasis QR Code. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 11(2), 201–212.
Taufik, M. S., & Gaos, M. G. (2019). Peningkatan hasil belajar dribbling sepakbola dengan penggunaan media audio visual. Jp. Jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan), 3(1), 43-54.
Winarno. (2006). Tes dan pengukuran dalam pendidikan jasmani. Malang: Universitas Negeri Malang Press.