Journal of Physical Activity (JPA) https://journal.apopi.org/index.php/jpa <p><span id="result_box" class="" lang="en"><span class=""><em><strong>Journal of Physical Activity (JPA)</strong></em> is a national scientific journal that is open to seeking innovation, creativity, and novelty. <em><strong>Journal of Physical Activity (JPA)</strong></em> is a<em> peer-review journal</em> published by&nbsp;<strong>Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI) </strong>with e-ISSN<a href="http://u.lipi.go.id/1580454504" target="_blank" rel="noopener"> 2716-487X</a>.&nbsp; The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. <em><strong>Journal of Physical Activity (JPA)</strong></em> is published every January and July by publishing research results and critical analysis studies in the field of <strong><span lang="en"><span id="result_box" lang="en">Physical Education,</span></span><span lang="en"><span id="result_box" lang="en"> Sports Tourism,</span></span><span lang="en"><span id="result_box" lang="en"> Sports Coaching,</span></span><span lang="en"> Physical Activities,</span><span lang="en"> Sports Biomechanics,</span><span lang="en"> Sports Pedagogy,</span><span lang="en"> Sports Physiology,</span><span lang="en"> Sports Psychology,</span><span lang="en"><span id="result_box" lang="en"> and</span></span><span lang="en"><span id="result_box" lang="en"> Traditional Sports.</span></span></strong></span></span></p> en-US yulingganandahanief@gmail.com (Yulingga Nanda Hanief) yulingganandahanief@gmail.com (Yulingga Nanda Hanief) Mon, 01 Feb 2021 00:00:00 +0000 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Hubungan aktivitas fisik dengan musculoskeletal disorder (MSDs) pada lansia https://journal.apopi.org/index.php/jpa/article/view/27 <p>Pentingnya aktivitas fisik pada lansia sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit degeneratif serta pemeliharaan kapasitas fungsional yang dapat mengurangi resiko <em>musculoskeletal disorder</em> (MSDs) pada lansia. &nbsp;<em>Musculoskeletal disorder</em> (MSDs) adalah cedera dan gangguan yang mempengaruhi gerakan tubuh manusia atau sistem <em>musculoskeletal</em> (yaitu otot, tendon, ligamen, saraf, diskus, pembuluh darah, dll). Minimnya pergerakan pada tubuh disebabkan kurangnya aktivitas fisik menimbulkan tingginya angka keluhan <em>musculoskeletal disorder</em> (MSDs) seperti nyeri pada leher, bahu, lutut, pingggang, dan anggota tubuh lainnya. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan <em>musculoskeletal disorder</em> (MSDs) pada lansia. Metode penelitian ini menggunakan observasi dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Jumlah responden sebanyak 45 orang lansia berusia 60-79 tahun. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner <em>Physical Activity Scale for Eldery</em> (PASE) untuk aktivitas fisik dan <em>Nordic Body Map Quisionare</em> (NMQ) untuk mengukur <em>Musculoskeletal disorder</em> (MSDs). Analisis data dengan uji statistik <em>Spearman-rank</em> program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan aktivitas fisik terhadap <em>musculoskeletal disorder</em> (MSDs) pada lansia dengan nilai (P= 0,000). Kesimpulannya, aktivitas fisik yang semakin buruk meningkatkan <em>musculoskeletal disorder</em> (MSDs) pada lansia.</p> Nurwahida Puspitasari, Andry Ariyanto Copyright (c) 2021 Nurwahida Puspitasari, Andry Ariyanto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.apopi.org/index.php/jpa/article/view/27 Tue, 26 Jan 2021 05:10:05 +0000 Menjaga kebugaran jasmani dan imunitas sebagai pemutus mata rantai covid-19 https://journal.apopi.org/index.php/jpa/article/view/31 <p>Masa pandemi covid-19 merubah gaya hidup manusia, ditambah lagi dengan dikeluarkannya peraturan pemerintah tentang <em>Phisical Distancing. </em>Yang menjadikan kendala untuk melakukan aktifitas olahraga. Hal tersebut sangat mempengaruhi kebugaran manusia. Serta menurunya system imun pada manusia akibat dari ketakutana akan bahaya virus covid-19. Upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 telah banyak dilakukan namun hasilnya masih belum maksimal. Maka dari itu kita wajib menjadi diri kita agar tetap dalam kondisi sehat. Untuk itu kita perlu memperhatikan yaitu (1) aktifitas fisik atau berolahraga secara teratur, (2) menjaga kebersihan diri, (3) pola makan betul dengan memperhatikan gizi yang seimbang, (4) mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak. Harapannya dengan melaksanakan hal tersebut kita akan dan tetap menjaga kebugaran serta imunitas tubuh kita guna memutus mata rantai penyebaran covid-19. Dan masa pandemi ini segera berakir hingga kita dapat berkatifitas normal seperti sedia kala.</p> Moh Nur Kholis Copyright (c) 2021 Moh Nur Kholis https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.apopi.org/index.php/jpa/article/view/31 Mon, 01 Feb 2021 03:07:45 +0000